Abrasi dan erosi pantai merupakan permasalahan serius di wilayah pesisir yang dipicu oleh perubahan pola arus laut serta dampak pemanasan global. Kondisi ini mengancam keberadaan permukiman, bangunan, dan infrastruktur di kawasan pantai sehingga diperlukan upaya perlindungan yang efektif.
Salah satu metode yang umum diterapkan untuk melindungi garis pantai adalah penggunaan konstruksi rip-rap. Pada aplikasi ini, lapisan geotekstil biasanya dipasang sebagai lapisan filter untuk mencegah hilangnya material dasar akibat aliran air, sekaligus menjaga stabilitas struktur pelindung.
Selain rip-rap, solusi lain yang banyak digunakan adalah kasur beton (concrete mattress), yaitu sistem yang dibuat dengan cara menginjeksikan mortar semen ke dalam kantong geotekstil. Geotekstil berfungsi sebagai bekisting fleksibel sehingga bentuk kasur beton dapat terbentuk dengan rapi, seragam, dan sesuai dengan ketebalan yang direncanakan. Keunggulan utama sistem ini adalah fleksibilitasnya, yang memungkinkan struktur mengikuti kontur alami pantai atau tebing sungai, sehingga proses pemasangan menjadi lebih mudah dan efisien.
